Liverpool mati-matian oleh Manchester City di gelaran Premier League

Liverpool mati-matian oleh Manchester City di gelaran Premier League – Situasi hati pemain Liverpool terang amburadul sesudah dipermak mati-matian oleh Manchester City di gelaran Premier League. Mereka juga dipercaya makin sempit dengan tindakan si bintang, Mohamed Salah.

Tatap muka di antara Liverpool menantang Manchester City terjadi di Anfield. Pertandingan itu selesai dengan score mutlak 4-1 untuk kemenangan the Citizens yang bertindak selaku team tamu.

Ke-5 gol yang terbentuk pada laga ini lahir di set ke-2 . City unggul terlebih dahulu karena gol yang diciptakan Ilkay Gundogan di menit ke-49, saat sebelum disetarakan oleh Liverpool melalui tendangan penalti Mohamed Salah.

Liverpool mati-matian oleh Manchester City di gelaran Premier League

Posisi seimbang 1-1 tidak tahan lama. Gundogan sukses melipatgandakan keunggulan City dengan gol ke-2 nya, diikuti Raheem Sterling dan Phil Foden yang membuat laga usai dengan score 4-1.

Frustrasi Pada Mo Salah

Kekalahan itu bukan hanya malu-maluin. Liverpool juga jadi makin jauh dari pucuk klassemen yang ditempati Manchester City. Ke-2 team saat ini tertaut 10 angka, di mana Liverpool ada di rangking keempat.

Baca Juga : AC Milan ditegaskan maju ke set 32 Besar Liga Europa

Terang saja jika beberapa pemain the Reds jadi target kritik. Legenda Manchester United, Gary Neville, berbicara jika perform Mohamed Salah membuat pemain Liverpool yang lain sampai frustrasi.

“Salah… berapakah kali ia memberi bola ke 1/2 daerah lapangan sebagai punya musuh, ketika dianya coba melalui pemain?” ungkapkan Neville dalam Gary Neville Podcast.

“Benar-benar membuat frustrasi. Anda dapat menyaksikan rekanan segrupnya yang frustrasi. Begitupun dan Mane, Firmino,” lanjut pria yang sering nampak di monitor kaca sebagai pandit itu.

Anfield tidak Kembali Menyeramkan

Kekalahan ini makin perkuat cap jika Anfield tidak lagi menyeramkan buat team musuh. Walau sebenarnya, dahulu, di situlah the Reds lewat 68 laga tanpa menelan sekalinya kekalahan secara berturut-turut.

Rekor itu berhenti saat Liverpool, secara mengagetkan, kalah pada tangan Burnley di bulan Januari kemarin. Semenjak waktu itu, the Reds tidak pernah kembali mencatat kemenangan di Anfield.

“Ini ialah tempat di mana mereka jadi mengagumkan untuk saat yang lumayan lama, dan anda tidak pernah melihat Liverpool kecuali dari team yang positif di sini,” kata Neville.

“Mereka bermain tentatif, mainkan umpan tambahan dan tidak langsung serang. Umpan langsung tidak nampak, risiko dalam permainannya tidak nampak. Lari dalam permainannya tidak nampak. Dan semua tidak berjalan bagus untuk mereka,” ujarnya.

Baca Juga :

Faedah Dan Keuntungan Bermain Judi Slot Online Untuk Tiap Beberapa Pemainnya

Panduan Cara Bermain Slot Online Dengan Lengkap

Cara Ini Dijamin Menang Baccarat Online